jam

Jumat, 11 Oktober 2013

MENGATASI ANAK PEMBOHONG

5 Cara Mengatasi Anak Berbohong





Si kecil sudah memasuki usia 3 tahun? Pasti Anda sudah
mulai mengenalkan konsep kejujuran pada buah hati Anda.
Tetapi, kenapa pada usia ini si kecil malah jadi lebih sering berbohong, yah?
Usia 3 dan 4 tahun merupakan saat anak sudah memiliki kemampuan bicara yang lebih baik dan lebih jelas. Ia mulai bisa memadukan beberapa kalimat sederhana, sehingga ia dapat mengungkapkan perasaannya secara verbal dengan lebih jelas serta mulai mampu menceritakan kembali sebuah peristiwa. Hanya saja, pada usia ini kemampuan imajinasi si kecil juga sedang berkembang. Sehingga, tak perlu heran bila ia sering mencampurkan kenyataan dengan imajinasi ketika bercerita kepada Anda. Sayangnya, banyak orang tua salah menyimpulkan hal ini sebagai kebiasaan anak yang suka berbohong.
Alasan lain mengapa anak berbohong menurut Jane Nelsen, pengarang buku Positive Discipline adalah anak balita belum memiliki kemampuan untuk TIDAK BERBOHONG, tetapi mereka sudah memahami konsep benar dan salah. Mereka juga mulai memahami bahwa SALAH atau KESALAHAN memiliki risiko, seperti dihukum atau membuat Anda kecewa. Akibatnya ketika mereka melakukan tindakan yang mereka anggap salah, mereka berusaha menghindar dengan cara berbohong.
Berikut 5 cara yang bisa Anda lakukan ketika balita Anda berbohong:
Hindari memberi label
Jangan sebut si kecil pembohong karena cap atau label buruk akan membekas di hati anak. Ia bisa menjadi semakin tertekan dan akhirnya percaya kalau dirinya adalah seorang pembohong.
Jangan bertanya bila Anda sudah tahu jawabannya
Daripada bertanya apakah si kecil berbohong, lebih baik Anda langsung mengatakan dengan tegas bahwa Anda tidak setuju bila ia berbohong. Tapi, ingatlah untuk selalu menambahkan kalimat yang menenangkan, seperti Anda tidak akan marah bila ia mau berkata jujur. Ini akan membuat anak tetap merasa aman dan dicintai, dan akhirnya mulai belajar jujur kepada Anda.
Jelaskan kepada anak konsep, “Satu Kebohongan Akan Menciptakan Ribuan Kebohongan Lain.”
Bila sulit menjelaskan konsep ini kepada anak, coba cari buku atau film yang bertemakan kejujuran. Ketika selesai membaca atau menonton, katakan pada anak mengapa ia sebaiknya tidak berbohong.
Beri contoh yang benar
Jangan buat anak bingung ketika ia melihat atau mendengar Anda berbohong kepada orang lain. Hal ini akan membuat ia kehilangan kepercayaan pada Anda dan menyepelekan arti kejujuran.
Hargai kejujurannya
Ketika si kecil akhirnya bicara jujur, beri penghargaan seperti pelukan, ciuman, atau kata-kata pujian kepadanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar